Selasa, 06 Mei 2014

RANGKUMAN KELOMPOK 8



Pengertian dan Pengaruh Adanya Perubahan Hak Pemilikan, Beberapa Hal Yang Menyebabkan Hak Kepemilikan dan Pengaruhnya Terhadap Neraca Konsolidasi

Pengertian dan Pengaruh Adanya Perubahan Hak Kepemilikan
Penggabungan usaha merupakan proses penggabungan suatu perusahaan dengan perusahaan lain menjadi satu kesatuan ekonomi. Berikut ini faktor-faktor yang diperhitungkan  untuk menentukan besarnya kontribusi dari masing-masing perusahaan tersebut, antara lain:
1.     Penggabungan perusahaan dengan mengeluarkan satu jenis modal saham.
2.     Penggabungan perusahaan dengan mengeluarkan dua atau lebih jenis modal saham.
Perubahan atas kepemilikan perusahaan induk atau investor pada perusahaan anak merupakan akibat perusahaan anak menjual saham miliknya sendiri dan pengaruh aktivitas pada perusahaan induk tergantung pada harga saat saham tambahan tersebut dijual atau saham diperoleh kembali sehingga perubahan yang terdapat dalam saldo rekening investasi saham perusahaan anak tidak disebabkan oleh perubahan nilai investasi seperti halnya pada metode equity melainkan perubahan tersebut disebabkan oleh bertambah atau berkurangnya jumlah relative kepemilikan saham dari jumlah saham perusahaan anak. 

Beberapa Hal Yang Menyebabkan Perubahan Hak Pemilikan dan Pengaruhnya Terhadap Neraca Konsolidasi
 Berikut ini hal-hal yang mengakibatkan perubahan hak kepemilikan dan pengaruhnya terhadap penyusunan neraca konsolidasi beserta perlakuan akuntansinya, antara lain:
1.     Pembelian saham perusahaan anak yang dilakukan lebih dari satu kali dan hak kontrol diperoleh sejak saat pembelian saham pada tahap pertama.
2.     Pembelian saham perusahaan anak yang dilakukan lebih dari satu kali, dan hak kontrol diperoleh baru setelah beberapa tahap pembelian saham.
F Perlakuan Akuntansi Untuk Pembelian Saham Perusahaan Anak Yang Dilakukan Beberapa Kali
          Perusahaan yang menambah hak kepemilikannya dengan cara membeli saham-saham perusahaan lain dari para pemegang saham lainnya. Maka bukan saja mengakibatkan perubahan didalam saldo rekening investasi saham, melainkan juga perubahan terhadap rekening laba yang ditahan (LYD) pada buku-buku perusahaan induk.
3.     Pembelian dan penjualan kembali sebagian dari saham-saham perusahaan anak yang dimiliki perusahaan induk.
F Perlakuan Akuntansi Untuk Pembelian dan Penjualan Kembali Sebagian Dari Saham Perusahaan Anak Yang Dimiliki Oleh Perusahaan Induk
          Meskipun tujuan pemilikan saham tidak untuk diperjualbelikan, akan tetapi dalam keadaan tertentu perusahaan induk dapat menjual kembali sebagian dari saham-saham perusahaan anak yang telah dimilikinya sehingga akan mengurangi bukan hanya hak pemilikannya pada perusahaan anak melainkan juga nilai investasinya. Tetapi tidak demikian apabila saham perusahaan anak tersebut semula diperoleh melalui beberapa tahap pembelian dan dengan harga (perolehan) yang berbeda-beda.
4.     Emisi saham atau penarikan kembali saham-saham perusahaan anak yang mempengaruhi hak-hak kepemilikan perusahaan induk.

Perlakuan Akuntansi Untuk Emisi Saham dan Penarikan Kembali Saham Perusahaan Anak Yang Mempengaruhi Hak Kepemilikan Perusahaan Induk
          Transaksi modal (saham) pada perusahaan anak akan mempengaruhi secara tidak langsung pada bagian pemilikan perusahaan induk. Pengeluaran saham-saham baru (emisi saham) oleh perusahaan anak misalnya, akan mengakibatkan berkurangnya hak-hak pemilikan perusahaan induk, apabila atas emisi saham tersebut perusahaan induk tidak berhasil memperoleh saham-saham yang baru tersebut sama dengan presentase pemilikannya semula. Namun penarikan kembali (pelunasan) sebagian modal saham oleh perusahaan anak pada pemegang saham minoritas akan berakibat kenaikan terhadap presentase pemilikan saham bagi perusahaan induk.
5.     Transaksi-transaksi saham yang ditarik dari peredaran (Treasury Stock) pada perusahaan anak.

Perlakuan Akuntansi Transaksi Lainnya Yang Mempengaruhi Perubahan Hak Kepemilikan
          Perusahaan menarik kembali dari peredaran terhadap modal sahamnya, akan tetapi tidak dimaksudkan sebagai pelunasan melainkan untuk dijual kembali.  Saham-saham yang ditarik dari peredaran biasanya dicatat sesuai dengan harga perolehannya (harga belinya). Apabila perusahaan induk membeli sebagian besar saham-saham perusahaan anak, dan ada sebagian saham perusahaan anak yang ditarik dari peredaran, maka hak pemilikan perusahaan induk dihitung berdasarkan jumlah saham yang beredar. Didalam neraca konsolidasi, saham yang ditarik dari peredaran dianggap sebagai modal saham yang dilunasi, sehingga sebesar harga perolehannya harus dikurangkan dari saldo hak-hak para pemegang saham. Pengurangan dari saldo hak-hak para pemegang saham harus memperhatikan harga (kurs) pada saat saham dikeluarkan. Hal ini bertujuan agar integritas dari hak-hak para pemegang saham dapat dipertahankan. Apabila penarikan kembali modal saham yang beredar dianggap sebagai pelunasan, maka selisih lebih harga pelunasan diatas nilai nominal (nilai yang ditetapkan) dan agio saham harus dikurangkan dari saldo Laba Yang ditahan yang seakan-akan sebagai deviden likuidasi sebaliknya apabila harga pelunasan dibawah nilai nominal (nilai yang ditetapkan)  dan agio sahamnya, maka diperlukan penghapusan seluruh jumlah agio saham dan memindahkan sebesar selisihnya pada rekening (elemen) hak hak para pemegang saham yang lain sebagai modal yang disetor berasal dari pelunasan kembali modal saham.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar